Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jakbar dan dapat diambil pada hari dan jam kerja | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang. Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui website Kejari Jakarta barat melalui pengaduan@kejari-jakbar.go.id | Isi situs bersifat informatif, bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan R.I. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based |

Jaksa Agung Minta Masyarakat Sabar Tunggu Keputusan untuk BW dan Samad

Jakarta - Jaksa Agung HM Prasetyo mengungkapkan akan segera memutuskan perihal kasus yang membelit mantan pimpinan KPK Abraham Samad (AS) dan Bambang Widjojanto (BW) pada pekan ini. Jaksa Agung minta masyarakat agar bersabar menunggu keputusan.

"Minggu ini akan kita putuskan, jangan terburu-buru ya," ujar Prasetyo di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (29/2/2016).

Pada Jumat (12/2) jaksa agung sempat mengusulkan untuk mendeponeering kasus yang membelit dua mantan petinggi KPK ini. Jaksa agung juga telah meminta pandangan pada Komisi III DPR, Mahkamah Agung dan Mabes Polri. Lalu mengapa surat tersebut tak kunjung dikeluarkan?

"Diteken (ditandatangani) kan nggak lama, yang lama kan bahasnya tapi secepatnya. Pertimbangannya kepentingan umum," kata Prasetyo.

Sebelumnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, pagi ini, Prasetyo belum mengungkap isi putusannya. Prasetyo hanya mengatakan bahwa keputusan itu adalah keputusan final.

"Nanti harinya ditentukan. Nanti kalau sudah saya kasih tahu, pasti itu. Segala tindak demi menyelamatkan bangsa ini. Saya katakan bahwa pemberantasan korupsi itu kepentingan umum. Biar pun ada pro dan kontra tapi kan yang mutusin Jaksa Agung. Nanti kita putuskan. Insya Allah secepatnya, sudah final," ujar Prasetyo.

Sumber : detik.com

Last modified on Tuesday, 01 March 2016 10:54