Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melayani pengambilan SIM-STNK-KIR kendaraan bermotor terhadap pelanggar lalu lintas yang diputus verstek tanpa kehadiran pelanggar di PN Jakbar dan dapat diambil pada hari dan jam kerja | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melaksanakan penegakan hukum dengan hati nurani dan berdasarkan undang-undang. Masyarakat yang akan memberikan masukan, kritik dan saran atau melaporkan suatu tindak pidana korupsi dapat melalui website Kejari Jakarta barat melalui pengaduan@kejari-jakbar.go.id | Isi situs bersifat informatif, bukan merupakan legal opinion dari Kejaksaan R.I. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based | Kejaksaan Negeri Jakarta Barat bekerja sama dengan Koperasi Teguh Sejahtera Bersama menerbitkan layanan Tilang Cash On Delivery, bagi pelanggar yang tidak mempunya waktu untuk mengambil berkas Tilang, dapat menghubungi melalui Whatsapp di Nomor 0812 8429 9818.

Pemusnahan Barang Bukti Di Kejaksaan Negeri Jakarta Barat

Pada tanggal 30 Oktober 2019 Kejaksaan Negeri Jakarta Barat melakukan Pemusnahan Barang bukti perkara yang telah memiliki kekuatan hukukm tetap, dimana dalam sambutannya Kajari Jakarta Barat menyampaikan barang bukti yang dimusnahkan adalah barang bukti periode bulan Desember  2018-Oktober 2019 dari 1.300 lebih perkara, beliau juga menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan terbanyak berasal dari perkara narkotika.

Pada pemusnahkan barang bukti tersebut juga hadi Walikota Jakarta Barat Drs.H. Rustna Effendi yang didalam sambutannya menyucapkan terimakasih kepada pihak Kejaksaan yang telah melaksanakan penegakan hukum diwilayah Kota Administrasi Jakarta Barat, dan merupakan pekerjaan bersama dalam memberantas peredaran narkotika diwilayah Bakarta Barat. Dalam hal ini Kasi Barang bukti dan baraang rampasan menjelaskan bahwa dalam pemusnahan barang bukti ini terdiri dari 1.149 perkara narkotika, 154 perkara tindak pidana lainnya, 11 perkara tindak p[idana pangan dan izin edar, dan 7 Perkara terorisme, pemusnahakn dilakukan dengan cara membakar, didgiling, direndam dalam air, dipotong, dan dimasukan ke dalam alat incinerator.